Algoritma adalah serangkaian langkah logis dan sistematis untuk menyelesaikan masalah. Tipe Data adalah klasifikasi nilai yang digunakan untuk memberi tahu komputer cara mengolah data tersebut
Flowchart (diagram alir) berfungsi sebagai representasi visual dari algoritma tersebut menggunakan simbol-simbol standar.1.
Konsep Dasar Algoritma
· Input : Memiliki nol atau lebih nilai masukan.
· Proses : Langkah-langkah komputasi yang jelas dan
tidak ambigu.
· Output : Menghasilkan minimal satu nilai keluaran
sebagai solusi.
· Finiteness: Harus berhenti setelah menjalankan
sejumlah langkah terbatas.
· Efisiensi : Menggunakan waktu dan memori yang optimal.
· Sequential (Runtunan) :
Langkah-langkah dilakukan secara berurutan. Contoh: Resep masakan, dimana langkah 1 harus dilakukan sebelum langkah 2
· Branching (Percabangan) :
Memilih jalur
berdasarkan kondisi tertentu (IF-THEN-ELSE). Contoh: Jika nilai > 75, maka "Lulus"; jika tidak,
maka "Tidak Lulus"
· Looping (Perulangan) :
Mengulang langkah selama kondisi terpenuhi. Contoh: Mencetak angka 1 sampai 10, atau mengulang login password hingga benar.
3.
Simbol Flowchart yang Sering
Digunakan
· Terminator (Oval) : Menandai awal (Start) dan akhir (End)
program.
· Input/Output (Jajar Genjang): Proses membaca data
atau menampilkan hasil.
· Process (Persegi Panjang) : Langkah pengolahan data
atau perhitungan.
· Decision (Belah Ketupat): Titik keputusan yang
memerlukan jawaban "Ya"/ "Tidak".
· Arrow (Garis Alir): Menunjukkan arah aliran proses.
4.
Tipe Data dalam Flowchart
·
Boolean: Hanya memiliki dua nilai, yaitu True (Benar)
atau False (Salah), biasanya digunakan pada simbol Decision.
·
Naratif : Bahasa sehari-hari.
·
Flowchart : Diagram alir dengan simbol-simbol
khusus.
·
Pseudocode : Kode semu yang mirip bahasa
pemrograman.
6. Contoh Algoritma Pemrograman
Berikut adalah lima contoh algoritma dilengkapi dengan flowchart untuk dapat menghitung
berbagai bidang :1. Menghitung Keliling Lingkaran.
Algoritmanya dapat meliputi penetapan nilai phi sebagai 3,14 dan penghitungan jari-jari. Hasil K akan dicetak sebagai output ke perangkat output.
2.
Menghitung Luas Segitiga
Petujunjuknya
melibatkan a sebagai alas dan t sebagai tinggi.
Luas
segitiga dihitung dengan rumus L=½ xa x t
Algoritma
ini meminta pengguna untuk memasukkan nilai alas dan tinggi segitiga dan nilai
L akan dicetak sebagai keluaran ke perangkat output.
3.
Mengirim Surat
4.
Menghitung Luas Persegi
Panjang
Input
dapat terdiri dari p (panjang) dan l (lebar). Luas
persegi panjang dapat dihitung dengan rumus L= p x l . Algoritma ini dapat
melibatkan penginputan nilai panjang dan lebar, dengan nilai L dicetak sebagai
output ke perangkat output.
Sisi dihitung dengan rumus S = ½ dan keliling persegi dihitung dengan K = 4 x S
Algoritma ini dapat mengharuskan pengguna untuk menginput luas persegi, menghitung sisi, dan menghitung keliling dengan nilai K dicetak sebagai output ke perangkat output.